Pages

Friday, August 24, 2012

Cross Lighting

Matahari yang cerah merupakan sumber cahaya yang berlimpah dan menyenangkan digunakan sebagai sumber cahaya gratisan. Akan tetapi kondisi tersebut tidak selalu sesuai dengan harapan. Apalagi jika posisinya dibelakang subyek yang akan kita foto.


Pada saat pemotretan Metering kamera menunjukan f/16, 1/250s, ISO 200 pada EV 0. Shutter sengaja di set 1/250 (x-Sync-Speed untuk Canon EOS 40D) untuk menghindari cahaya matahari yang ter-expose terlalu lama oleh sensor kamera.

Low Angel Shooting

Low Angle (mengambil sudut pandang dari bawah) untuk mendramatisir sebuah "Actions", pengen kayak di pelem-pelem gitu deh...


Ide muncul begitu ajah saat nongkrong rame-rame sepulang kantor (waktu itu gw masih kerja sihhhhh). Kebetulan sebelumnya iseng ajah bawa kamera dari kost-an. Sebetulnya ini experimen ke dua kalinya (yang pertama nyaris ngak ada lagi dokumentasi yang tersisa by accident, hardisk jebol).

Behind The Preeettt


Dokumentasi Lighting-nya ada dapat dari blog yang lama, tapi hasil fotonya ngak tahu dimana rimbanya. Inilah untungnya punya blog itung-itung backup ^_^.

Esia MAX-D AirFlash AHA007

Harga yang sangat murah untuk sebuah modem berkualitas cukup baik (Rp 99ribu). Bundling dari Esia Max-D, Tetapi tunggu dulu sebaiknya teliti sebelum membeli apalagi menyangkut sebuah layanan yang diharapkan bisa dipakai sehari-hari dalam jangka waktu yang relatif lama.

Pertama kali Aktivasi paket ini cukup mudah hanya standar registrasi ke 4444 dan registrasi paket bonus internet ke Esia.

Paket Modem AH007

Dalam paket penjualannya Esia memberikan sebuah Modem salah satunya Air Flash - AH007, modem yang cassingnya cukup kokoh simple dan berwarna putih kinclong. Juga Bonus Quota 50MB internet / masa aktif 30hari. Sabar jangan senang dulu karena 50MB itu sedikit untuk pemakaian internet di PC. Ini Quota lho bukan FUP (Fair Usage Policy) yang mayoritas diterapkan pada paket Internet yang di jual operator GSM.

Acer Aspire One 756 (Review Sederhana)

3 minggu-an mengunakan Acer Aspire One 756 877C. Pertama kali sesuai buku petunjuk penggunaan baterai harus dilakukan pengisian penuh dalam kondisi Netbook dimatikan kemudian digunakan tanpa Adaptor sampai muncul warning dari Windows yang menyatakan kalau baterai sudah hampir habis (10%). Hal tersebut diulang selama 3 kali berturut-turut supaya baterai bisa terisi full.

Desain

Simple dan elegan terutama yang saya beli berwarna silver terlihat kalem. Layar 11.6" CineCrystal LED dirasa sudah cukup memadai untuk pekerjaan office harian. Kualitas Layar LED nya pun terbilang lumayan, enak dipandang dan mampu mengakomodasi beberapa sudut pandang pemakaian yang wajar.

Acer Aspire One 756

Ukuran & Berat

Ukuran keseluruhan yang bisa dikatakan sangat mobile dengan ketebalan 1"=2.5cm dan berat hanya 1.3kg. Setidaknya tujuan saya beralih dari Notebook 14" dengan berat 2.2kg tercapai sesuai harapan.